fhany's blogsphere

not perfect, but limited edition ! Always try to be incredible !!!

Tips positif menghadapi perceraian ortu

Ex-children ?!

Walaupun orangtua kamu bercerai bukan berarti kamu harus ikut berantakan. Ada istilah mantan istri atau mantan suami, tapi ngga ada istilah ex-children atau mantan anak !!!

Harus menemui kenyataan ortu berpisah dan memilih hidup sendiri-sendiri. Kita sebagai anaknya paling terkena dampak langsung. Perasaan campur aduk, emosi berubah setiap saat, marah, putus asa dan menyalahkan salah satu dari mereka. Atau worst, menyalahkan diri sendiri ! Kita juga ngerasa terbuang, takut, khawatir, minder. Bagaiman dengan masa depan ??? Uhhh… serasa semuanya ngga bersahabat sama kita.

Haiiiii… itulah kenyataan hidup yang harus kita jalani. Apapun yang terjadi pada kita. Life must go on. Kadang apa yang kita alami dalam hidup nggak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Apapun dan bagaimanapun yang terjadi kita harus hadapi. Jangan khawatir, perpisahan ortu bukan berarti penderitaan tiada akhir. Banyak teman-teman yang mengalami, dan merekapun bisa bertahan. Caranya ????

  • Don’t Blame Your Self

Jangan salahkan diri sendiri. Perceraian orangtua kamu adalah problem suami istri yang kompleks. Jangan sampai berfikir ini ada hubungannya dengan perbuatanmu. Ingat, mereka mungkin tidak saling mencintai lagi, tapi cinta ortumu pada anak-anaknya tidak akan pernah berkurang.

  • Cry Today, Move on Tomorrow

Hak kita untuk mengeluarkan semua emosi yang selama ini sangat mengganggu. Menangis atau berteriaklah sesuka kita. Biar lepas segala beban yang selama ini menghimpit dan menekan perasaan terdalam kita. Eits, tapi itu cukup satu atau dua hari saja yaaa… esok ??? Ayo Kembali Ceriaaaa !!!!!

  • Keep In Contact

Bisa saja setelah perceraian salah satu dari ortu tinggal di tempat terpisah jauh, lain kota misalnya. Jagalah terus hubungan kita sama ortu yang jarang kita temui karena jarak yang jauh. Sesekali telepon, kirim sms atau e-mail singkat akan cukup menggantikan perasaan-perasaan yang hilang diantara kalian.

  • Move On

Setelah perceraian, biasanya ortu sibuk menyesuaikan perubahan pada dirinya sendiri. Dalam situasi itu, jangan biarkan kita ikut terpuruk. Teruskan hidupmu !!! tetaplah focus pada cita-cita mu dan tetaplah berjalan pada kehidupan normalmu. Selain memilih pergaulan sehat, jaga diri kita dengan makan yang baik dan berolahraga secara teratur. Dan hal terakhir ini akan menghindarimu dari stresssss..

  • Sibling Love

Kalau kita anak tunggal, mungkin kita bisa mengatasi sendiri. Tapi kalu ada adik dan kakak, kita bisa saling mengeratkan hubungan kita. Terutama sama adik, kita dan kakak harus bisa terlihat tegar di depan mereka. Jangan sampai merekapun makin bingung dan cemas melihat kakak-kakanya down.

  • Keep The Peace

Menghadapi perceraian tersulit adalah saat ortu kita masih terus saling membenci dan menjelekkan. Kita ngga bisa merubah mereka. Tapi minta sama mereka agar ortu bersikap baik di depan kita, adik-adik atau kakak agar mengurangi stress yang mungkin terjadi sama kita.

  • Don’t Take Sides

Penting sih, setelah bercerai biasanya kita berpihak pada salah satu dari ortu. Tapi itu jangan kita lakukan. Bikin deh, kalu kita bisa bebas berhubungan dengan papa atau mama tanpa salah satunya ngerasa cemburu, marah atau sakit hati.

  • Together for a Reason

Mungkin pada suatu saat kita menginginkan kedua ortu datang pada acara khusus dan special kita. Misalnya kita tampil di acara pentas drama atau pagelaran musik. Kalua mereka agak sulit dan segan satu sama lain, kita bisa bilang ke mereka untuk melupakan ketegangan antar mereka demi kita.

  • Talk it Out

Biarkan orang lain membantu kita. Bicarakan perasaan kita terhadap perceraian dengan seseorang yang kita percayai. Jangan malu bilang, kalau kita merasa terpuruk dan putus asa. Tapi ingat hanya pada saat itu saja, untuk menumpahkan segala perasaanmu. Minta dukungan teman-teman dan dan keluarga kita. Perasaan kacau itu biasanya kan berlalu. Tapi, jika perasaan itu semakin menekan, menimbulkan stress dan menggnggu aktifitas kita, nggak ada salahnya minta bantuan konselor atau therapist.

  • Talk about The Future

Kita pasti khawatir tentang rencana masa depan kita? Pilih waktu yang tepat untuk membicarakan tentang apa yang kita pikirkan. Bilang pada mereka kondisi ini sebenarnya bikin kamu berantakan dan kita tetap butuh support dan financial. Terutama untuk pendidikan kita kedepannya. Lebih baik kita terbuka daripada menyimpan sendirian. Jangan sampai kita selau diliputi kecemasan masa depan yang nggak jelas.

  • Say a lil’ Prayer

Jangan lupa berdoa, karena bagaimanapun beratnya penderitaan menimpa kita, asal kita ikhlas dan melimpahkan semuanya pada Allah, semuanya terasa ringan. Ingat, Allah ngga akan ngasih penderitaan yang kita ngga sanggup untuk memikulnya.

  • Look Arround Us

Maksudnya, ada yang lebih menyakitkan daripada yang di depan mata. Tengok deh, ternyata masih banyak yang lebih menderita daripada kita. Jadi jangan karena penderitaan ortu kita jadi berantakan.

  • Take The Good Stuff

Pfiuuuhhh… Kita akan mengalami proses pasang surut dalam kehidupan kita. Menghadapi perceraian dengan baik bisa memberikan kekuatan dan kematangan pada jiwa kita Loh. Kita jadi lebih bertanggungjawab, lebih dekat sama kakak adik, lebih bisa menerima hal-hal yang bukan jadi harapan kita. Pada suatu saat nanti, kita akan kaget ternyata bisa mengatasi situasi sulit dengan baik. Yaaa, Allah punya rencana indah buat kita nanti, meski saat ini menderita.

Sumber : B’Girl Magazine

November 16, 2009 - Posted by | Psikologi, umum

4 Komentar »

  1. Dear Fani,

    minta do’anya, moga seok hari saya bisa manjalani proses ortu saya di pengadilan negeri agama, thanks for your article, thank a lot friend

    firman aka steelheart (14-01-2010)

    Komentar oleh Firmansyah | Januari 13, 2010 | Balas

    • sorry baru sempat merepp… yep… amiinn… thanks🙂

      Komentar oleh fhanincredible | Februari 21, 2010 | Balas

      • dalam suatu rumah tangga ada orang-2 ketiga yang tidak bisa mendapatkan t4 ttapi dia berusaha untuk memberikan saran…(padahal saran2 dri orang ke3 blum tentu baikk…..karena dia tidak tahu maslah2 yang kita hadapi……)
        sya termasuk orang yang akan bercerai…..karna ada pihak ibu mertua dan adik mertua yang ikut campur…..kami sebenarnya kawin dgn susah payah…..ttpi ibu mertua selalu ikut campur dgn permasalah finalsial kami…di bantu tpi untuk suatu hari di ungkit2…..maka perceraian kami akan semakin meruncing karena nya…..anak2 yang manis dan baik yg tlah sy didik menjadi beban mental karena kami sering ribut dan saling menjelekan satu sama lain…….maka pemicu dari semua ini adalah CERAI jalan yang erbaik…(hub. lahir bathin dan finansial sudah sya penuhi) tpi apa daya orang ke3 selalu memberikan saran yang dapat memperruncing perkawinan kami…..
        Txs buat kamu yang sudah memberikan tulisan ini, mdh2an tulisan ini akan sy print dan sy akan berikan kepada 2 orang anak2 sya yang manis dan imuet (1. perempuan : Jessica Iwah Situdju 2. laki-laki : Alzhuri Iwah Situdju)
        demikian sya berharap saran dan tulisan yang lainnya agar dapat menjadi pacuan bagi saya….txss c u again…..

        Komentar oleh erwin bewok silvernet | Mei 28, 2010

      • yaa.. mungkin saya pun termasuk anak sering dengar cekcok orang tua yg membuat kuping panas, kesel, bete n terkadang sering merasa tidak betah di rumah. tapi saya selalu mencari jalan keluar, paling tidak tips agar saya tetap respect dan sayang sama kedua orang tua saya, seperti apapun kelakuan dan sikap mereka.
        yep, sama-sama. salam buat kedua anaknya yaa :))

        Komentar oleh fhanincredible | Juni 8, 2010


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: