fhany's blogsphere

not perfect, but limited edition ! Always try to be incredible !!!

HIGH LEVEL USER INTERFACE


  1. MIDP User Interface

MDIP user interface didesain untuk peralatan mobile. Aplikasi MDIP ditunjukan pada area screen. Peralatan memory juga menjadi faktor penting jika perlengkapan mobile hanya memiliki kapasitas memory yang kecil.

Dengan berbagai macam peralatan mobile, dari berbagai model mobile phones sampai PDAs,  MIDP user   interface  telah didesain untuk  lebih  fleksibel  dan mudah digunakan dalam berbagai macam peralatan ini.

MIDP  mempunyai   class   yang   dapat  menangani   fungsi   high-level   dan  low-level   user interface. High-level UI interfaces didesain secara fleksibel.  Penampilan dari komponen ini tidak didefinisikan secara spesifik. Penampilan screen yang sebenarnya dari berbagai macam komponen ini digunakan dari satu peralatan ke peralatan yang lain. Tetapi para programmer   telah  teryakinkan oleh kegunaan dari  high-level  komponen UI   interfaces
memiliki persamaan dalam berbagai spesifikasi-pengimplementasi secara keseluruhan.

  • Kapan menggunakan High-Level UI

• Saat membangun aplikasi text-based yang mudah
• Saat Anda ingin aplikasi Anda dapat dengan mudah dipertukarkan dengan berbagai macam peralatan (Portabilitas)
• Saat  Anda  ingin aplikasi  Anda memiliki   tampilan yang sama dengan komponen UI yang lain dari berbagai peralatan
• Saat Anda ingin kode Anda dapat menjadi sesedikit mungkin, ketika sebuah interaksi ditangani oleh API

Low-LevelKapan menggunakan UI

• Saat  Anda memerlukan  sebuah high-level  untuk mengkontrol   tampilan dari   suatu aplikasi
• Saat aplikasi Anda membutuhkan tempat yang tepat dari elemen-elemen yang ada pada screen
• Saat membuat game secara grafik; meskipun Anda tetap dapat menggunakan high-level UI pada menu game,  hal   tersebut  lebih disarankan untuk membuat menu UI Anda sendiri untuk menghindari seamless atmosphere bagi para user
• Saat sebuah aplikasi membutuhkan akses ke low-level yang memiliki inputan seperti key presses
• Jika aplikasi Anda akan diimplementasikan pada layar navigasi Anda sendiri

1.2 Alert

Alert  merupakan   sebuah   screen   yang   dapat  menampilkan   text   dan   gambar.   Alert merupakan komponen untuk menampilkan error dan warning, display text dan informasi gambar atau untuk mendapatkan informasi dari user.

Alert   ditampilkan untuk   spesifikasi   peeriode   dari  waktu.  Waktu  di-set  menggunakan
method setTimeout() dan method tersebut dispesifikasikan dalam unit millliseconds. Hal tersebut  dapat  dibuat  untuk ditampilkan hingga user mengaktifkan perintah (“Done”) menspesifikasikan spesial timeout dari Alert.FOREVER.

Alert   juga   dapat  menampilkan   komponen  Gauge   (Lihat   pada  Gauge   item)   sebagai indikator.

Ketika alert  berisi   text  yang  tidak sesuai  dengan screenful  dan harus discroll,  makasecara otomatis alert menge-set ke modal(timeout di set kepada Alert.FOREVER).

import javax.microedition.midlet.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
public class AlertExample extends MIDlet implements CommandListener {
Display display;
Form mainForm;
Command exitCommand = new Command(“Exit”, Command.EXIT, 0);
Command okCommand = new Command(“Ok”, Command.OK, 0);
Gauge gauge = new Gauge(null, false, 5, 0);

Command[] commands = {
new Command(“Alarm”, Command.OK, 0),
new Command(“Confirmation”, Command.OK, 0),
new Command(“Info”, Command.OK, 0),
new Command(“Warning”, Command.OK, 0),
new Command(“Error”, Command.OK, 0),
new Command(“Modal”, Command.OK, 0)

};

Alert[] alerts = {
new Alert(“Alarm Alert”,
“Example of an Alarm type of Alert”,
null, AlertType.ALARM),
new Alert(“Confirmation Alert”,
“Example of an CONFIRMATION type of Alert”,
null, AlertType.CONFIRMATION),
new Alert(“Info Alert”,
“Example of an INFO type of Alert”,
null, AlertType.INFO),
new Alert(“Warning Alert”,
“Example of an WARNING type of Alert, w/ gauge indicator”,
null, AlertType.WARNING),

new Alert(“Error Alert”,
“Example of an ERROR type of Alert, w/ an ‘OK’ Command”,
null, AlertType.ERROR),
new Alert(“Modal Alert”,
“Example of an modal Alert: timeout = FOREVER”,
null, AlertType.ERROR),

};

public AlertExample(){
mainForm = new Form(“JEDI: Alert Example”);
mainForm.addCommand(exitCommand);
for (int i=0; i< commands.length; i++){
mainForm.addCommand(commands[i]);
}
mainForm.setCommandListener(this);

// Menambah sebuah gauge dan menge-set timeout (milliseconds)
alerts[3].setIndicator(gauge);

alerts[3].setTimeout(5000);

// Menambah sebuah command untuk Alert
alerts[4].addCommand(okCommand);

// Menge-Set alert
alerts[5].setTimeout(Alert.FOREVER);

}

public void startApp() {
if (display == null){
display = Display.getDisplay(this);
display.setCurrent(mainForm);
}
}

public void pauseApp() {}

public void destroyApp(boolean unconditional) {}

public void commandAction(Command c, Displayable d){
if (c == exitCommand){
destroyApp(true);
notifyDestroyed(); // Exit
}
for (int i=0; i<commands.length; i++){
if (c == commands[i]){
display.setCurrent(alerts[i]);

}
}
}
}

Oktober 29, 2010 - Posted by | Pemrograman

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: